JAKARTA - 3 Mahasiswa asal Institut Teknologi Bandung (ITB), Bondan Ari Rahmawan, Charlie Tahar dan M. Salman Galileo menciptakan CbDiag. Sebuah alat yang dapat digunakan untuk mendeteksi kondisi accu (aki) kendaraan.
Karya ini mereka pamerkan dalam acara Electrical Engineering Days 2019, sebuah acara pameran tugas akhir mahasiswa Teknik Elektro ITB di Aula Timur ITB.
Baca Juga: Mengupas Peristiwa Gempa di Selat Sunda, Para Pakar Duduk Bareng di ITB
CbDiag tersebut diciptakan untuk mencegah terjadinya soak aki mendadak akibat ketidaktahuan pengendara tentang kondisi aki mobilnya. Tujuan tersebut diperkuat oleh Charlie.
“Alat ini juga dibuat karena banyak pengendara mobil saat ini cuma bisa tahu kondisi akinya kalau dibawa ke bengkel,” jelasnya, dilansir dari laman ITB, Minggu (8/9/2019).

Bukan hanya itu, alat yang biasa dijual untuk mengecek kondisi aki hanya mampu memonitor tegangan. Hal ini tentunya tidak cukup untuk menguji apakah aki mobil masih bisa dipakai untuk menyalakan mobil. Sebenarnya, terdapat pula alat yang mampu menguji kemampuan arus dari aki mobil, namun hal tersebut sangatlah berbahaya.
Baca Juga: Cerita Mahasiswa Palestina Kuliah S2 di ITB, Apa Cita-citanya?
Alat tersebut berbahaya karena menarik arus tinggi dan akan membuat aki yang hampir rusak menjadi rusak berdasarkan pengalaman tim kami. Selain itu, penggunaan alat tersebut juga tidak mudah,” lanjut Mahasiswa ITB ini.